5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Ketika Membangun Rumah

Bangun Rumah Sejasa

Membangun rumah pertama tentu menjadi salah satu pengalaman yang tak terlupakan, dari menghadapi ribetnya perencanaan keuangan yang tentu tidak sedikit, sampai memeriksa setiap detilnya ketika proyek pembangunan rumah Anda telah mencapai proses finishing. Banyak hal yang perlu Anda pikirkan sebelum, selama, dan setelah rumah selesai dibangun. 

Banyak sekali proyek pembangunan rumah yang terhenti di tengah jalan karena kurang matangnya perencanaan, atau karena adanya kesalahan dalam proses pembangunan, seperti kontraktor yang tidak terpercaya, atau pemilihan material yang kurang berkualitas. untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan terjadi dalam proyek bangun rumah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. 

1.    Ketahui kemampuan finansial Anda
Kondisi keuangan selalu menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum seseorang memutuskan untuk memulai proyek pembangunan rumah. Budgeting yang kurang matang akan sangat beresiko pada kelangsungan jalannya projek Anda. Bisa saja pengerjaan bangun rumah Anda menjadi melambat, atau bahkan tersendat di tengah jalan. Tentu Anda tidak ingin rumah impian yang Anda idam-idamkan berakhir menjadi seonggok bangunan belum jadi dan tidak terurus, bukan?

Rinci dengan baik berapa biaya yang perlu Anda keluarkan untuk membangun rumah yang Anda mau, namun jangan lupa juga untuk menyesuaikannya dengan pendapatan Anda. Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Selalu siapkan dana yang memadai untuk meng-cover seluruh kebutuhan pembangunan rumah, dari mulai biaya pengurusan surat izin, membayar kontraktor, interior designer, membeli material yang dibutuhkan, sampai biaya pemasangan air dan listrik. Pastikan tidak ada satu hal pun yang terlewat dari perhitungan Anda, termasuk biaya yang tak terduga.

Sebagai informasi, proyek bangun rumah akan menghabiskan dana yang besar. Namun, untuk Anda yang belum pernah membangun rumah, untuk dapat mengetahui estimasi biaya yang dibutuhkan bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Nah, untuk membantu Anda merencanakan bujet pembangunan, Anda dapat menggunakan layanan konsultasi yang biasanya diberikan secara cuma-cuma oleh banyak kontraktor bangunan.

2.    Pertimbangkan untuk menggunakan jasa designer
Akan selalu ada seseorang yang ahli di bidangnya, termasuk di bidang arsitektur dan desain. Sama halnya seperti kontraktor yang ahli dalam teknis membuat bangunan, arsitek atau interior designer adalah ahli dalam perencanaan ruangan dan gaya bangunan. Arsitek dan interior desainer tentu memiliki lebih banyak ilmu tentang perencanaan fungsi dan estetika ruangan dibanding dengan kontraktor biasa sehingga rumah Anda nanti terjamin fungsionalitas dan efisiensinya. 

Arsitek dan designer juga dapat membantu memperindah tampilan rumah Anda. Jadi, meski dengan hanya lahan yang terbatas, Anda akan bisa membangun rumah yang tak terkesan “apa adanya”.

3.    Cek reputasi kontraktor yang akan Anda gunakan
Sebelum memilih kontraktor yang di tangannya akan Anda serahkan masa depan hidup Anda dan keluarga, pertama-tama, selalu cek reputasinya. Jangan hanya tergiur biaya jasa yang murah namun kualitas murahan. Pilih kontraktor yang benar-benar terpercaya. Salah satu indikator kontraktor yang berkualitas adalah banyaknya rekomendasi dan review yang diberikan dari klien sebelumnya. Rekomendasi, review, dan rating yang baik menandakan kepuasan pelanggan akan kinerja kontraktor tersebut.

Jangan mengambil resiko dengan menggunakan kontraktor yang tidak menyediakan informasi lengkap seperti portfolio, dan rating pengguna karena bisa saja mereka adalah penipu, atau pembangun rumah ecek-ecek.

4.    Berpikir panjang ke depan
Tidak peduli betapa cintanya Anda pada rumah yang akan Anda bangun, Anda harus memiliki pendangan bahwa rumah tersebut suatu hari bisa saja Anda jual. Dengan pandangan seperti ini, Anda perlu berpikir jauh ke depan dan mempertimbangkan harga jual rumah Anda nantinya. Jadi setidaknya, Anda perlu menginstal beberapa peralatan yang mungkin akan menjadi daya tarik tersendiri untuk pembeli potensial Anda di masa depan.

5.    Ketahui kapan harus mendengarkan saran profesional, dan kapan mendengarkan kata hati
Meski telah menggunakan jasa desainer dan kontraktor terpercaya, terkadang Anda harus tahu kapan untuk mendengarkan suara hati Anda sendiri. Misalnya warna favorit Anda adalah warna gelap sehingga Anda ingin kamar Anda dibuat agak gelap, namun kontraktor Anda merekomendasikan warna terang, jangan serta merta mengiyakan segala yang kontraktor Anda katakan. Terkadang Anda perlu mengikuti kata hati, karena toh yang akan merasakan nyamannya hunian Anda adalah Anda sendiri. Tentu sebuah rumah haruslah sesuai dengan selera Anda pula.

Nah, itulah lima hal penting yang perlu Anda perhatikan sebelum, dan ketika membangun rumah. Rencanakan segala sesuatunya dengan matang, dan bangun rumah tanpa masalah!

Komentar

Postingan Populer