Breaking

Senin, 02 Juli 2018

Krisis Finansial Asia Malah Memicu Semangat Sukanto Tanoto Untuk Diversifikasi Bisnis

Sukanto Tanoto adalah salah seorang pengusaha sukses dan terkenal di dunia. Di samping itu juga, ia juga visioner dan pioneer berbakat untuk beberapa industri di Indonesia. Dia mendirikan sebuah perusahaan besar yang mana juga memiliki banyak anak perusahaan. Perusahaan yang ia dirikan sejak tahun 1973 adalah bernama RGE atau Royal Golden Eagle. Perusahaan tersebut merupakan sebuah perusahaan global yang bergerak di bidang sektor pengolaan Sumber Daya Alam. Sukanto Tanoto sendiri adalah sosok yang tidak cepat berpuas diri, meski usaha yang ia kelola telah berhasil. Hal tersebut ia sarankan kepada para pengusaha lainnya agar jangan pernah mau berpuas diri. Ia juga mengajarkan salah satu trik untuk mengembangkan aset, yaitu dengan memperbanyak ragam usaha. Mirip dengan pepatah yang berbunyi “jangan menaruh telur di keranjang yang sama agar ketika jatuh, tidak semua telur pecah”. 

Sukanto Tanoto

Saat ini, Sukanto Tanoto memiliki perusahaan dalam berbagai macam bidang. Pada awalnya ia terjun pada bidang industry kelapa sawit. Ia tergerak setelah melihat banyak perkebunan kelapa sawit di Malaysia. Oleh sebab itu, Sukanto Tanoto mencari tahu produk apa saja yang bisa dihasilkan dari kelapa sawit. Ternyata, hasil dari minyak sawit sangat bervariatif mulai dari minyak hingga bahan baku dasar komestik. Ia yakin bahwa kelapa sawit akan menjadi produk yang dibutuhkan oleh banyak orang, sehingga ia segera melakukan diversifikasi usaha dengan mendirikan pabrik dan membuat perkebunan kelapa sawit. Setelah melalui tahap tersebut, mulailah diversifikasi usaha dan disana ia melihat potensi kebun sawit. Pada jaman dulu, swasta tidak ada yang mau membuka kebun karena panennya lama. Padahal Sumatera dekat Malaysia. Di sana buka kebun besar-besaran. Lalu ia mengkalkulasi penduduk Indonesia 10 kali lebih banyak dari Malaysia tetapi tidak ada yang mau buka perkebunan sawit. Padahal itu bisa digunakan untuk bahan pangan, minyak goreng.

Seperti pada kayu lapis, industri perkebunan kelapa sawit membutuhkan waktu yang panjang. Bagaimanapun juga, jika ingin mendapatkan sebuah hasil yang baik tidak bisa dipetik dengan cepat karena mesti menanam pohon terlebih dulu. Namun, ketika masa panen tiba, hasil yang memuaskan dapat diraih.

Hal ini juga terjadi ketika Sukanto Tanoto terus berupaya mengembangkan ragam usaha Royal Golden Eagle. Perusahaannya kini tercatat juga menerjuni industri pulp and paper, serat viscose, hingga energi. Memang benar bahwa setiap bidang memiliki tantangan yang berbeda-beda. Namun, Sukanto Tanoto tidak gentar. Ia mau belajar dan bekerja keras untuk menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi.  Ia juga berpesan  kepada para pengusaha yang baru atau yang lama, prioritas dan strategi bervariasi selama berbagai tahap pengembangan bisni serta juga harus menyesuaikan dan mengubah pada saat yang tepat. Jadi, kalau ingin asetnya terus berlipat, jangan berpuas diri dengan pencapaian sekarang. Teruslah berpikir mencari peluang baru. Ketika semakin tumbuh besar, saat itulah Anda bisa seperti Sukanto Tanoto yang mampu membantu banyak orang. Dan itulah krisis finansial asia malah memicu semangat Sukanto Tanoto untuk diversifikasi bisnis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar