Breaking

Selasa, 05 Februari 2019

Ingin Menjadi Freelancer? Perhatikan Dulu Hal Penting Berikut Ini

Menjadi seorang freelancer merupakan pilihan yang sesuai dengan gaya hidup masyarakat modern dewasa ini. Ada banyak pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa harus ngantor atau bekerja 8-10 jam setiap hari. Tinggal tentukan saja jenis pekerjaan yang diminati sesuai passion sehingga Anda juga bisa menentukan kapan dan di mana bisa mengerjakan proyek tersebut. Tak peduli latar belakang baik pemula atau senior bisa menjadi Freelance / pekerja lepas yang handal.

Freelancer

Meski terdengar menyenangkan dan menjanjikan, menjadi seorang pekerja lepas tak boleh main-main lho! Pasalnya, Anda harus bertanggung jawab dengan setiap kesepakatan dengan klien. Jangan sampai Anda tidak memberikan jaminan hasil kerja yang memuaskan atau tidak tepat waktu akibat kurang mampu mengatur waktu antara pekerjaan dan kepentingan pribadi. Agar Anda bisa maksimal menjadi pekerja lepas, wajib memperhatikan hal penting berikut.

1.    Memilih jenis pekerjaan spesifik yang sesuai keahlian
Banyak sekali perusahaan yang mencari tenaga kerja lepas spesialis atau memiliki keahlian di bidang yang dikehendaki pemberi kerja. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh menyaring semua jenis pekerjaan kalau ingin menjadi seorang pekerja lepas profesional. Memilih pekerjaan yang lebih spesifik dan sesuai keahlian bisa membantu Anda meningkatkan charge pada setiap perjanjian kerja yang disepakati.

2.    Memiliki gambaran mengenai klien ideal
Hal yang menjadi acuan para pekerja lepas adalah bisa mengenal dan memahami owner atau klien lebih detail dari berbagai informasi. Setidaknya Anda memiliki gambaran mengenai kriteria klien yang bisa bekerja sama dengan baik. Tidak menutup kemungkinan kalau Anda menolak bekerja sama dengan seorang klien yang telah memiliki rekam jejak kurang memuaskan dari informasi freelancer lain. 

3.    Mulai coba bekerja lepas saat masih berstatus karyawan tetap
Anda langsung terjun ke dunia freelance tanpa pengalaman dan memiliki keahlian spesial jelas bakal merugikan diri sendiri. Pasalnya, Anda tetap membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan harian. Tak harus menunggu resign dari pekerjaan utama, Anda tetap bisa menjalani pekerjaan sebagai seorang tenaga freelance lho! Tentu And harus bisa membagi prioritas antara pekerjaan kantor dengan pekerjaan lepas.

Jangan sampai salah satu terabaikan sehingga berimbas pada karir Anda selanjutnya. Selama Anda bisa menjalani keduanya dengan disiplin dan konsistensi tinggi, pendapatan besar dari dua cabang tentu menggiurkan, bukan? 

4.    Membangun kredibilitas
Kalau Anda memang tidak tertarik bekerja kantor dan ingin membangun branding diri sebagai pekerja lepas, wajib memiliki kredibilitas tinggi dan terpercaya. Jika bekerja di perusahaan, nama besar perusahaan membantu kredibilitas diri Anda. Tetapi, bekerja lepas berarti Anda siap membangun personal branding yang lebih baik. Caranya bisa bekerja sama dengan influencer, menulis e-book dan lain-lain. 

5.    Terus mengembangkan potensi diri
Menjadi seorang freelancer dituntut memiliki keahlian dan kemampuan mumpuni sesuai pesanan pekerjaan dari klien. Klien jelas menginginkan hasil pekerjaan yang memuaskan dan sesuai perkembangan jaman. Oleh sebab itu, Anda wajib terus meningkatkan keahlian di bidang yang diminati. Lakukan inovasi dan menyerap semua perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar bisa bersaing ketat di era modern.

Beberapa hal penting di atas wajib Anda perhatikan kalau tertarik terjun ke dunia freelance. Tidak ada yang tidak mungkin selama Anda bisa meningkatkan kemampuan diri menjadi seorang profesional. Fleksibilitas waktu dan kepraktisan pekerjaan menjadi daya tarik utama menjadi seorang freelancer. Nah, apakah Anda tertarik menghasilkan uang tanpa harus terikat aturan permanen kantor? Yuk, rencanakan karir masa depan Anda mulai sekarang juga!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar